ITB Nobel Indonesia Tuan Rumah Duta Pelajar Sulsel 2025
22 February 2025
Nobel Indonesia Digital Creative
NIDC -- Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, didapuk menjadi tuan rumah dalam ajang Pemilihan Duta Pelajar Sulawesi Selatan, pada Sabtu (22/2)
Delegasi peserta yang hadir, berasal dari 24 Kab/Kota di Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M, IPU, ASEAN Eng., turut memberikan apresiasi kepada Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YSPPI) selaku penyelenggara. "Saya memberikan juga apresiasi yang luar biasa pada peserta karena telah menujukkan semangat juang yang besar sampai saat ini," tuturnya.
Disisi lain, kata Badar, mengangkat isu penting terkait tantangan yang dihadapi Generasi Z (Gen Z). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, sekitar 10 juta Gen Z di Indonesia tidak memiliki pekerjaan, pendidikan, atau keterampilan yang memadai.
Tak ayal, salah satu peserta turut merespon paparan Mantan Ketua Yayasan Pendidikan Nobel Makassar itu. "Salah satu penyebabnya adalah kurangnya soft skill yang dimiliki Gen Z. Sementara itu, peserta dari Gowa menambahkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) turut memengaruhi sifat Gen Z, membuat mereka cenderung malas dan enggan menerima tantangan," balas salah satu Duta Pelajar dari Kota Palopo.
Merespon balik, Badar melanjutkan bahwa perkembangan AI memang telah mengubah lanskap dunia kerja. “Pekerjaan semakin terbatas karena AI menggantikan peran manusia. Jika kita hanya mengandalkan skill biasa, pasti akan tergantikan oleh mesin. Oleh karena itu, soft skill seperti komunikasi, problem solving, kerja sama, dan kolaborasi menjadi kunci di masa depan,” tegasnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya mental dan mindset yang kuat. “Mindset entrepreneur adalah salah satu kelebihan yang kami tanamkan di ITB Nobel. Dengan mindset ini, mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi mereka,” ujarnya.
Melalui ajang ini, Badar mendorong kegiatan duta pelajar menjadi wadah yang tepat bagi Gen Z untuk meningkatkan soft skill dan melatih mental mereka. "Saya yakin, dengan semangat dan kerja keras, kalian akan menjadi pemimpin masa depan yang adaptif dan kreatif,” tutupnya.