NIDC -- Mahasiswa Nobel Indonesia resmi dilepas dalam program kampus berdampak. Mereka akan disebar ke berbagai instansi strategis, mencakup sektor pemerintahan maupun perusahaan swasta di berbagai wilayah.
Wakil Dekan I FEB Nobel Indonesia, Dr. Karlina Ghazalah Rahman, S.E., M.Ak., M.E., Ak., ACPA., menyampaikan bahwa, pelepasan ini merupakan langkah konkret bagi mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman ruang kuliah. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan memberikan perspektif baru yang tidak ditemukan dalam buku teks, terutama dalam memahami sisi praktis dari setiap teori yang telah dipelajari selama di kampus.
"Proses magang berdampak ini akan berjalan selama tiga hingga empat bulan, di mana mahasiswa kami menyebar ke berbagai lokasi strategis seperti BPJS Ketenagakerjaan, Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Makassar, hingga PT Pegadaian. Semua instansi ini adalah mitra yang telah melakukan MoU dengan perguruan tinggi kami untuk memastikan standar pembelajaran lapangan yang berkualitas," ujarnya.
Penempatan di instansi-instansi tersebut diharapkan menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mengasah ketajaman analisis dan kemampuan adaptasi mereka. Pihaknya menekankan bahwa interaksi langsung dengan dunia industri akan membentuk karakter profesional yang sulit didapatkan hanya melalui simulasi di kelas.
"Harapan besar kita sebenarnya adalah agar mahasiswa memahami secara mendalam bagaimana proses kerja dan budaya organisasi di instansi terkait. Pengalaman ini akan menjadi bekal krusial bagi mereka dalam mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan secara nyata, sehingga ketika mereka lulus nanti, mereka sudah siap sepenuhnya untuk berbaur dan memberikan solusi bagi masyarakat," pungkasnya.
Diketahui, Koordinator Magang dilingkup FEB Nobel Indonesia dipimpin oleh Anita Achmad Payu, S.E., M.M.