NIDC – Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMK Negeri 9 Kota Makassar.
Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FTI, Dr. Abdullah, S.E., M.Si., dan Kepala SMKN 9 Makassar, Sigit Hendra Waskita, S.T., M.Si., di Jl. Salodong, Untia, Kec. Biringkanaya. Diketahui, Wakil Dekan II Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal FTI, Dr. Sri Prilmayanti, S.E., M.M. turut menyaksikan prosesi tersebut.
SMKN 9 Makassar membina sejumlah jurusan strategis di bidang kelautan dan perikanan, antara lain Agribisnis Perikanan Payau dan Laut, Nautika Kapal Penangkap Ikan, Teknik Elektronika Industri, serta Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan. Dekan FTI Nobel Indonesia, Dr. Abdullah S.E., M.Si. mengatakan, jurusan-jurusan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan program studi Sarjana di FTI Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, khususnya Teknik Industri dan Teknologi Hasil Perikanan.
Selain itu, FTI Nobel Indonesia juga menaungi program studi Sistem dan Teknologi Informasi, Pendidikan Teknologi Informasi, dan Teknik Pertambangan. “Kolaborasi ini bertujuan memperkuat link and match antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah kejuruan, sehingga lulusan SMK dapat lebih siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan studi. Ruang lingkup kerja sama mencakup Tri dharma Perguruan Tinggi,” kata Dul sapaannya.
“Kerja sama ini menjadi jembatan penting bagi siswa SMK untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membuka wawasan mereka tentang peluang pendidikan di perguruan tinggi,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 9 Makassar, Sigit Hendra Waskita, S.T., M.Si., menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kerja sama ini. “Kami menyambut baik sinergi ini dan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, guru, dan institusi kedua belah pihak,” ungkapnya.
Melalui MoU ini, FTI ITB Nobel Indonesia dan SMKN 9 Makassar berkomitmen mendorong terwujudnya pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri.