join_now_merah

Cegah Urbanisasi, ITB Nobel Indonesia Dorong Desa Sempang Pinrang Olah Potensi Lokal


04 September 2026 Nobel Indonesia Digital Creative

Cegah Urbanisasi, ITB Nobel Indonesia Dorong Desa Sempang Pinrang Olah Potensi Lokal
PINRANG, NIDC -  Desa Sempang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, mulai mentransformasi potensi ekonominya agar tidak lagi sekadar mengirim komoditas mentah keluar daerah. 

Langkah ini diambil untuk menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menekan arus urbanisasi warga desa ke kota.

Dorongan transformasi ekonomi tersebut disampaikan dalam seminar kewirausahaan bertema “Menumbuhkan Entrepreneur Desa Melalui Inovasi, Digitalisasi dan Pemanfaatan Potensi Lokal” yang berlangsung di Desa Sempang, Rabu (2/9/2026).

Hadir sebagai pemateri, Kaprodi  Magister Manajemen dan Kewirausahaan,Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, Dr. Fitriany, SE., M.M., CPCSME. 

Ia menekankan bahwa desa memiliki potensi ekonomi besar yang belum tergarap secara optimal di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

“Desa bukan lagi sekadar penyedia bahan baku mentah, melainkan pusat inovasi ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menekan arus urbanisasi,” ujar Fitri

Dalam seminar tersebut, masyarakat diajak memetakan kekayaan sumber daya lokal di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan untuk diolah menjadi produk dengan nilai jual lebih tinggi. 

Pengembangan usaha ini disarankan melibatkan generasi muda dan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai motor produksi, dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.

Materi seminar juga memperkenalkan tiga pilar wirausaha desa maju, yaitu inovasi produk, digitalisasi usaha, dan kolaborasi ekosistem. Melalui inovasi, pelaku usaha dapat melakukan diversifikasi pangan, meningkatkan standar mutu, memperbaiki kemasan, serta memperpanjang masa simpan produk. 

Sementara itu, kolaborasi antara BUMDes, kelompok tani, pelaku UMKM, dan unsur permodalan desa diharapkan dapat memperkuat daya saing secara kolektif.

Guna memperkuat keberlanjutan program, ITB Nobel Indonesia juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Desa Sempang. Kerja sama ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun ekosistem kewirausahaan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.


Berita Lainnya