join_now_merah

Sinergi KKN ITB Nobel Indonesia dan Pemdes Tenratuo Dorong UMKM Lokal


02 September 2026 Nobel Indonesia Digital Creative

Sinergi KKN ITB Nobel Indonesia dan Pemdes Tenratuo Dorong UMKM Lokal

PINRANG, NIDC -- Kepala Desa Tenratuo, Andi Asrul, S.H., M.Si., mengapresiasi kontribusi positif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia dalam mendorong potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.


Apresiasi tersebut disampaikan Andi Asrul saat menghadiri Seminar Kewirausahaan bertajuk "Dari Desa Membangun Peluang Bisnis: Strategi Membangun Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal" yang digagas para mahasiswa KKN di Desa Tenratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Rabu (2/9). 


"Kehadiran anak-anak mahasiswa KKN sangat membantu masyarakat kami, khususnya dalam membuka pola pikir warga untuk melihat peluang bisnis dari potensi lokal yang ada di desa," ujar Asrul.


Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi kemajuan ekonomi warga setempat.


"Kami berterima kasih karena program kerja yang dibawakan sangat menyentuh kebutuhan warga. Inovasi dari mahasiswa menjadi angin segar bagi UMKM di Desa Tenratuo," tutupnya. 


Menurutnya, salah satu sektor usaha warga yang terus didorong pengembangannya adalah budidaya tanaman hias, khususnya bunga kertas (bougainvillea). Saat ini, warga Desa Tenratuo mengelola delapan jenis varietas bunga kertas unggulan, yaitu Singapura Kuning, Stroberi, Buttercup, Singapura Putih, Golden Petro, Sambungan 2nd, Maharani, dan Watermelon.


Dalam kegiatan tersebut, diselenggarakan pula prosesi penandatanganan dokumen Implementation Arrangement (IA) sebagai wujud komitmen kerja sama berkelanjutan antara pihak perguruan tinggi dan Pemerintah Desa Tenratuo. 


Selain itu, rombongan juga menyerahkan bantuan Al-Qur'an dan buku Iqra untuk dua Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Desa Tenratuo.


Wakil Rektor I ITB Nobel Indonesia, Dr. Ridwan, S.E., M.Si., menyambut baik kolaborasi strategis ini dan menyatakan dukungan penuh kampus terhadap pengabdian masyarakat di Desa Tenratuo.


"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran ITB Nobel Indonesia tidak hanya memberikan dampak akademik, tetapi juga dampak nyata bagi peningkatan perekonomian dan pembangunan karakter masyarakat desa," ungkapnya. 


Ia pun berharap sinergi yang telah disepakati melalui penandatanganan IA dapat terus berjalan secara berkesinambungan. "Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus mendampingi Desa Tenratuo, baik dalam pengembangan potensi UMKM maupun program-progam pembinaan keagamaan dan sosial lainnya," pungkasnya.



Berita Lainnya