PINRANG, NIDC -- Setelah menanti selama 14 tahun, SDN 230 Pinrang akhirnya untuk pertama kalinya mendapatkan kegiatan edukasi pencegahan bullying dan cyberbullying.
Program bersejarah ini dihadirkan langsung oleh tim pengabdian dosen bersinergi dengan mahasiswa KKN Tematik ITB Nobel Indonesia 2026 Posko 16, Kamis (27/8/2026).
Seminar yang digelar di aula SDN 230 Pinrang tersebut menyasar para siswa sekaligus orang tua murid guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari perundungan, baik di sekolah maupun di dunia maya.
Kepala SDN 230 Pinrang, Muhammad Nasri, S.Pd., menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas inisiatif yang dibawakan oleh tim KKN Tematik ITB Nobel Indonesia tersebut.
"Sudah 14 tahun saya menjadi tenaga pendidik, tetapi baru pertama kali ini SDN 230 Pinrang mendapat kegiatan seperti edukasi pencegahan bullying yang menghadirkan langsung dosen dari perguruan tinggi," ungkap Nasri.
Dalam sosialisasi ini, para akademisi membekali peserta mengenai dampak psikologis perundungan, aspek hukum, hingga cara bijak menghadapi cyberbullying di era digital. Pelibatan orang tua secara penuh menjadi kunci penting agar pembentukan karakter anak dapat terus dipantau secara berkesinambungan di rumah.
Koordinator Desa KKN Tematik ITB Nobel Indonesia 2026 Posko 16, Faiq, menambahkan bahwa keterlibatan para dosen sengaja dihadirkan agar materi memiliki bobot keilmuan yang kuat.
"Target kami bukan hanya siswa, tetapi juga orang tua, karena pembentukan karakter di rumah sangat penting. Peran orang tua di sini sangat krusial," ujar Faiq.
Melalui program ini, KKN Tematik ITB Nobel Indonesia berharap dapat membangun kesadaran bersama antara pihak sekolah, keluarga, dan perguruan tinggi untuk memutus rantai perundungan di lingkungan pendidikan dasar.