NIDC -- Dibalik Wisuda Nobel Indonesia bertema Mobile Legends, rupanya terdapat tiga Mahasiswa yang bekerja keras meramu konsep dengan kompleks dan terealisasi dengan baik. Konsep kreatif video wisuda tersebut digarap oleh tim mahasiswa yang terdiri atas Wahyu Ramadhan, Ratu Maharani serta Yusri Mahendra. Wahyu Ramadhan menjelaskan bahwa tema Mobile Legends dipilih karena dekat dengan generasi muda dan memiliki banyak nilai yang dapat diadaptasi dalam kehidupan nyata.
"Sebelumnya memang sudah ditentukan bahwa tema yang akan diangkat adalah Mobile Legends. Pemilihan karakter atau hero dalam video juga disesuaikan dengan karakter dan peran para pimpinan kampus yang ditampilkan dalam cerita," ujar Mahasiswa prodi Manajemen itu, Rabu (17/6).
Dalam video tersebut, seluruh karakter digambarkan bekerja sama menghadapi ancaman besar yang diwakili oleh sosok Lord di sebuah kota futuristik bernama Nobel.
Sementara itu, Yusri Mahendra menjelaskan bahwa alur cerita dibangun untuk menggambarkan pentingnya kerja sama dalam meraih keberhasilan. "Filosofinya sederhana. Dalam Mobile Legends tidak ada kemenangan yang diraih sendirian. Semua hero memiliki peran masing-masing. Ada yang bertahan, ada yang melindungi, ada yang memulihkan, dan ada yang menyerang. Kemenangan hanya bisa dicapai jika semua bekerja sama," katanya.
Menurut Yusri, pesan tersebut relevan dengan kehidupan para wisudawan yang akan memasuki dunia kerja dan masyarakat. "Kami ingin menunjukkan bahwa setelah lulus, seseorang tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, kemampuan memahami kelebihan orang lain, dan semangat untuk terus belajar agar bisa menghadapi tantangan yang ada," tambahnya.
Wahyu juga mengungkapkan bahwa proses produksi video memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu pengembangan visual.
"Kami menggunakan beberapa platform AI seperti SeaArt dan ChatGPT untuk membantu visualisasi. Namun konsep cerita, alur, dan sebagian desain grafis tetap kami kerjakan sendiri," ujarnya.
Sebelumnya, Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. Badaruddin, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng. menjelaskan, pemilihan tema wisuda tahun ini sengaja dirancang berbeda. Jika sebelumnya mengangkat tema Roblox, kali ini ITB Nobel Indonesia memilih Mobile Legends sebagai inspirasi utama dalam visual dan pesan wisuda.
Menurutnya, filosofi permainan tersebut memiliki relevansi dengan kehidupan mahasiswa setelah meninggalkan bangku kuliah. "Kemenangan mutlak tidak pernah lahir dari keegoisan, tetapi dari kerja sama tim. Filosofi itu yang ingin kami sampaikan kepada para wisudawan. Kehidupan kampus maupun dunia kerja sama-sama membutuhkan kolaborasi, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus berkembang," katanya.
Ia menambahkan, tantangan kehidupan di era digital tidak jauh berbeda dengan kompetisi dalam permainan strategi. Mereka yang tidak mampu memahami perubahan dan perkembangan teknologi akan tertinggal.
"Di era ini, siapa yang tidak menguasai 'maps' atau peta perubahan akan mudah kalah dalam persaingan. Karena itu, lulusan harus siap memimpin, mengadopsi teknologi baru, dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat," jelasnya.
Badaruddin juga berpesan agar para wisudawan mampu menemukan peran terbaiknya di tengah masyarakat. "Jadilah sosok support yang siap membantu sesama. Jadilah pribadi yang terus mengumpulkan pengalaman dan pengetahuan untuk menciptakan perubahan di masa depan. Dunia nyata menunggu kontribusi kalian," tambahnya.