join_now_merah

Dorong Ekonomi Warga Cempa, Mahasiswa KKN ITB Nobel Dampingi Pembuatan QRIS, Hingga Konten Wisata


29 July 2026 Nobel Indonesia Digital Creative

Dorong Ekonomi Warga Cempa, Mahasiswa KKN ITB Nobel Dampingi Pembuatan QRIS, Hingga Konten Wisata
PINRANG, NIDC -- Pemerintah Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang menerima rompi secara simbolis oleh Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia dalam agenda Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.

Prosesi tersebut diserahkan kepada Wakil Rektor II ITB Nobel Indonesia, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M. kepada Sekertaris Camat (Sekcam) Cempa, Fahri, S.H., M.M. pada Senin (27/7). 

Seusai menerima rompi secara resmi, Sekcam Cempa, Fahri, S.H., M.M. mengatakan pihaknya menyambut hangat kehadiran Mahasiswa KKN ITB Nobel Indonesia yang nantinya akan menjalankan program pengabdian pada masyarakat, dalam kurun waktu kurang lebih 60 hari.   

"Kami menyambut hangat kehadiran para mahasiswa. Anggaplah tempat ini sebagai rumah sendiri, karena seluruh mahasiswa KKN akan kami terima dan anggap seperti keluarga sendiri di sini," ujar Fahri.

Selain itu, pihak kecamatan dan kampus juga berpesan kepada seluruh peserta KKN agar senantiasa menjaga nama baik institusi selama berinteraksi dengan masyarakat setempat.

"Kami berharap para mahasiswa dapat bersosialisasi dengan baik, menjaga etika, serta senantiasa menjaga nama baik almamater selama menjalankan program pengabdian," tambahnya.

Senada, Wakil Rektor II ITB Nobel Indonesia, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M., menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan hangat dari pihak pemerintah kecamatan dan warga setempat. Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar menjaga sikap serta marwah kampus selama menjalankan pengabdian.

"Kami menyerahkan anak-anak kami untuk dibina dan membina masyarakat di sini selama 60 hari ke depan. Kami berpesan kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan kearifan lokal, serta menganggap masyarakat di sini sebagai keluarga sendiri," sambungnya. 

Sementara, Kordinator Lapangan KKN Tematik ITB Nobel Indonesia Kecamatan Cempa, Nur Rachma, S.E., M.M., M.E. berujar, Mahasiswa akan menjalankan program wajib, yakni seminar kewirausahaan. Mereka tidak hanya berfokus pada pengabdian masyarakat biasa. Lebih dari itu, para mahasiswa disiapkan untuk menjawab langsung kebutuhan pemerintah desa setempat dalam mempromosikan potensi wisata lokal berbasis konten digital. "Saya meminta bantu pelaku usaha untuk pemasaran digital. Mulai dari pengemasan, pembuatan qris, Nomor Induk Berusaha (NIB), sampai pembuatan pembukuan sederhana," bebernya.

Kaprodi Akuntansi itu mengungkapkan bahwa dorongan untuk memajukan sektor pariwisata datang langsung dari para kepala desa yang menginginkan adanya sentuhan kreativitas Mahasiswa ITB Nobel dalam mempromosikan wilayah mereka. "Tadi kami juga dengar beberapa Kepala Desa minta dibantu untuk buat konten digital, terutama di daerah wisata mereka. Ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi mahasiswa kami untuk menyalurkan keahlian digital mereka agar keindahan dan potensi wisata Cempa lebih dikenal luas," ungkapnya. 


Berita Lainnya