NIDC -- Pengalaman berorganisasi selama kuliah terbukti menjadi modal krusial bagi para lulusan perguruan tinggi dalam beradaptasi di dunia kerja. Hal ini dibuktikan oleh Elsa Asnur Safitri, S.M., alumni program studi Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, yang kini sukses berkarier di industri logistik.
Elsa tercatat telah meniti karier selama 2 tahun 1 bulan di PT Samudera Abadi Logistik. Menempati posisi utama sebagai Admin Entry, ia juga dipercaya untuk mengemban tanggung jawab di bagian Finance (Keuangan). Fleksibilitas dan kemampuan multitasking yang dimilikinya diakui lahir dari tempaan selama aktif di organisasi kemahasiswaan semasa kuliah.
"Bagi saya, aktif dalam organisasi kampus memberikan dampak yang sangat besar dan nyata saat memasuki dunia kerja. Banyak sekali aspek praktis yang saya pelajari di sana dan langsung bisa saya terapkan di kantor, terutama dalam hal pemecahan masalah (problem solving) dan bagaimana membangun kerja sama tim yang solid," ujar Elsa, Selasa (7/7).
Ia menambahkan, dinamika organisasi juga secara signifikan meningkatkan rasa percaya diri dan mengasah kemampuan komunikasinya secara profesional. Modal tersebut membuatnya tidak canggung ketika harus memperluas relasi kerja, baik dengan rekan internal perusahaan maupun pihak eksternal. Selama hampir dua tahun menghandle posisi Admin Entry sekaligus membantu urusan finansial perusahaan, Elsa mengaku tantangan administrasi logistik yang rumit dapat diselesaikan dengan tenang berkat mentalitas yang terbentuk sejak kuliah.
"Memasuki dunia kerja dengan latar belakang aktif berorganisasi memberikan keuntungan tersendiri. Di PT Samudera Abadi Logistik, tugas saya tidak hanya terpaku pada posisi Admin Entry, tetapi juga sempat dipercaya membantu di bagian Finance. Fleksibilitas ini bisa saya jalani karena organisasi kampus telah melatih saya untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperluas relasi. Kemampuan komunikasi dan kerja sama tim yang saya asah selama kuliah benar-benar menjadi fondasi utama saya dalam bertahan dan berkembang selama lebih dari dua tahun ini." ungkapnya.
Keberhasilan Elsa ini sekaligus menegaskan komitmen ITB Nobel Indonesia dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan memiliki keterampilan non-teknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan industri modern.