STIE Nobel Indonesia-UBM Siap Kolaborasi Gelar Seminar Internasional

MAKASSAR, NIDC—STIE Nobel Indonesia dan Universitas Bina Mandiri (UBM) siap berkolaborasi gelar seminar berskala nasional hingga internasional. Tekad itu pun ditunjukkan usai kedua kampus melakukan nota kesepahaman kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU), terkait dengan upaya merealisasikan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis, (17/06/2021). 

Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Hj. Titin Dunggio M.Si, M.Kes., mengatakan, menyikapi program ataupun kebijakan pemerintah mesti dilakukan dengan melakukan kolaborasi antar perguruan tinggi. 

“Ditambah lagi UBM dan STIE Nobel ada kesamaan. UBM ada fakultas ekonomi bisnis, dan STIE Nobel sebagaimana yang kita kenal memang memiliki visi sebagai kampus wirausaha,” ujarnya. 

Ketua Yayasan Universitas Bina Mandiri Gorontalo Dr. Ir. H. Azis Rachman, M.M., yang ikut hadir dalam penandatangan MoU ini menyambut baik kerja sama ini. Bahkan sudah harus diimplementasikan. 

“Paling tidak dalam waktu dekat ini kita bisa mengadakan seminar nasional maupun internasional kolaborasi antara STIE Nobel dan UBM,” katanya. 

Sementara itu Ketua STIE Nobel Indonesia, Dr. H. Mashur Razak, S.E., M.M., mengatakan kerjasama ini dalam rangka merealisasikan Program Pemerintah Kampus Merdeka-Merdeka Belajar yang merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Adapun ruang lingkup dari kerjasama ini meliputi penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, penerbitan berkala ilmiah, penyelenggaran seminar, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen, pengembangan kurikulum, visiting professor, pengembangan pusat penelitian dan pengembangan keilmuan.

“Dalam pertemuan ini kami banyak sharing tentang penelitian, sharing kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat, sharing pengetahuan, dan sharing pengalaman. Semoga kerjasama ini terjalin dengan baik, dan bisa bersama-sama memberikan kontribusi yang nyata kepada bangsa dengan mencetak generasi yang inovatif dan unggul dalam prestasi,” tutup Mashur Razak.  

Hadir dalam pertemuan dan penandatangan MoU tersebut Wakil Ketua II Bidang Administrasi dan Kerja Sama—Ridwan, S.E., M.Si., juga Wakil Ketua I Bidang Akademik STIE Nobel Indonesia—Dr. Ahmad Firman, S.E., M.Si., dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan—Mariah, S.E., M.Pd. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *