Sandiaga Uno Beberkan Formula Tingkatkan Ekonomi di Webinar Nasional KAHMI-Nobel Indonesia

MAKASSAR, NIDC — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI , Sandiaga Salahuddin Uno didapuk sebagai salah satu pembicara, dalam milad KAHMI ke-55 yang dirangkaikan dengan webinar nasional berkolaborasi dengan Institusi Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan guna membangkitkan perekonomian di Indonesia, ada 3 program strategis yang dikemas menjadi satu konsep. Adapun 3 program dimaksud Sandiaga Uno ialah adaptasi, inovasi dan kolaborasi.

“Dengan pendekatan 3G gecut gerak cepat, geber gerak bersama, rencana dan program semua potensi gaspol gerak semua potensi programnya banyak dan silahkan teman-teman di Makassar dan juga UMI, ITB Nobel Indonesia kami juga ada Poltekpar Makassar di sana yang mengikuti program-program kami dieksekusi dan ditindaklanjuti,” kata Sandiaga Uno via daring, Sabtu (18/9).

Selain itu kata dia, memasuki era digitalisasi peluang bisnis ekonomi berbasis digital saat ini kian berkembang. Dengan ini, para entrepreneur berkesempatan menciptakan sebuah ruang bisnis baru yang berpotensi meningkatkan perekonomian.”Ekonomi 4.0 sebagai bentuk transformasi digital di Indonesia ranking nilai ekonomi digital di Indonesia sebesar 45 miliar dollar yang merupakan tertinggi di kawasan Asia Tenggara memiliki potensi sangat baik untuk peningkatan ekonomi digital,” terangnya.

Berdasarkan data yang ia terima, ekonomi Asia pada 2020 lalu, rupanya ekonomi digital turut memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 44 miliar dan menuju 124 miliar dollar di Tahun 2025 data Bank Indonesia Januari 2021 terus meningkat,” urainya.

“kita harapkan akan terjadi peningkatan transaksi ekonomi digital yang akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya tantangannya tentunya teknologi secara holistik SDM kita melakukan upskilling dan UMKM,” sambungnya.

Oleh karena itu, sambung Sandiaga Uno, para pelaku ekonomi diharapkan tak tinggal diam saja, namun juga mengambil peluang tersebut.”Ekosistem ekonomi kita terus berinovasi berkontribusi dan revolusi karena teman menparekraf memiliki beberapa kegiatan, berkolaborasi dan bersinergi solusi memiliki berbagai program dan kegiatan berkolaborasi dan bersinergi meningkatkan kreativitas dan kecakapan dalam menghadapi revolusi industri,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama Arista Jaya Grup, Ir.H. Arief Mone menambahkan, kendala yang dialami sebagian besar pengusaha belum memahami filosofi menjadi pengusaha yang sukses. Sebab, mindset beberapa orang menganggap, bahwa orang bekerja untuk mencari uang. “Tapi uang yang mencari kita,” tegasnya via daring.

Olehnya itu, ia menekankan seluruh pegiat ekonomi dituntut untuk menciptakan para pengusaha yang handal dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan zaman. “Era hari ini saya kira era yang paling mudah dibandingkan sebelumnya, karena hari ini semua sangat terbuka kita bisa cari di google semua kita bisa cari. Jadi era ini pengusaha selalu harus muda,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *