Nobel Indonesia Gelar Workshop Penyusunan Proposal Hibah

MAKASSAR,NIDC — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia Makassar menggelar workshop bertajuk “Strategi penyusunan proposal hibah penelitian dan pengabdian”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus ITB Nobel, Jalan Sultan Alauddin, Sabtu (4/9).

Dr. Seri Suriani S.E., M.Si., selaku narasumber dari Universitas Bosowa (Unibos) menyampaikan, pentingnya para peneliti untuk mendapatkan pelatihan jika ingin mendapatkan dana hibah.

Dari pandangannya, para dosen kerap kali pandai dalam memberikan kritik pada mahasiswa. “Ketika kita punya penelitian sendiri, tulisan sendiri, tidak bisaki. Jadi butuh lagi orang yang bisa mendampingi kita untuk itu. Bukan berarti bahwa saya benar, tapi ini harus. Itu juga kadang-kadang mereka malas baca panduan,” katanya.

Tak itu saja, kata dia para peneliti kerap memiliki ide yang ditemukan dari berbagai sumber, baik dari media televisi, cetak maupun online. “Hanya saja, mereka terbentur dengan niat untuk menulis dari awal,” ujarnya.

Sementara, Ketua LP2NI ITB Nobel Indonesia, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M., menargetkan 80 persen dari seluruh dosen mampu mendapatkan dana hibah.

“Setidaknya kita naik 80 persen dari seluruh total dosen itu diterima minimal 40 proposal diterima untuk mendapatkan hibah,” kata dia.

Sehingga, kata Hidayat, Nobel harus menyiapkan para peneliti yang memiliki kemampuan untuk menyusun proposal. Sebab, jika sumber daya yang ada di Nobel tak mempunyai kemampuan dalam menyusun proposal, tentunya akan menimbulkan persoalan.

Atas landasan itulah, kata dia, ITB Nobel Indonesia berkolaborasi dengan Unibos dalam workshop kali ini.

“Unibos kemarin universitas penerima hibah terbesar untuk penelitian dan pengabdian. Tentunya dengan Unibos itu bisa mencapai taraf itu, tentu kita pengen belajar strateginya, tips dan trik bisa sampai taraf seperti itu. Itu menjadi landasan workshop dilakukan,” tutupnya.

Diketahui, kegiatan workshop yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA, digelar secara daring dan luring, dimana 50 peserta dosen ITB Nobel Indonesia Makassar hadir di lokasi 30 peserta lainnya mengikuti melalui daring.

Tak hanya itu saja, turut hadir narasumber dari Unibos, Dr. Hasanuddin Rammang S.E., M.Si., dan Rektor ITB Nobel Indonesia Makassar Dr. H. Mashur Razak, S.E. M.M.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *