Motivasi Kerja Kuat, Pacu Pelayanan Prima

MAKASSAR, NIDC—Pelayanan prima merupakan salah satu kunci penting dalam menjalankan bisnis. Namun, itu harus didasari dengan motivasi kerja. 

Demikian diungkapkan Ketua Yayasan Pendidikan Nobel Makassar, Dr. H. Badaruddin, S.T., M.M., saat membawakan materi pada pelatihan motivasi kerja dan pelayanan prima bagi karyawan STIE Nobel Indonesia, Sabtu (3/7/2021), lalu. 

“Untuk bisa memberikan pelayanan dengan baik, terlebih dahulu kita harus termotivasi. Dan motivasi yang paling baik itu adalah yang berasal dari dalam diri sendiri,” ungkapnya. 

Diawal materinya, penulis buku “Kualitas Kehidupan Kerja & Employee Engagement” terbitan Nobel Press ini juga memberikan pencerahan mengenai kualitas kerja karyawan. Menurutnya, kualitas kerja karyawan itu ditentukan oleh tiga faktor, diantaranya kualitas hidup, kualitas kehidupan kerja, dan juga kualitas personal atau kompetensi. 

Diketahui pelatihan SDM yang dilaksanakan STIE Nobel Indonesia melalui Nobel Indonesia Institut (NII) tersebut, selain untuk meningkatkan kualitas SDM, juga dalam rangka akreditasi institusi. Pelaksanaan pelatihannya dibagi dalam 2 batch, dan akan diikuti oleh seluruh karyawan Program Sarjana (S1) dan juga karyawan Program Pascasarjana (S2) STIE Nobel Indonesia.

Selain menghadirkan Dr. H. Badaruddin, S.T., M.M, pemateri lainnya dalam pelatihan tersebut yakni Bendahara Yayasan Pendidikan Nobel Makassar, Giri Dwinanda, S. Psi., M. Psi., yang juga adalah Dosen Mata Kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) STIE Nobel Indonesia. 

Dalam pemaparan materinya, ia menyampaikan bahwa output yang diharapkan dari pelatihan ini yaitu SDM STIE Nobel Indonesia dapat mengembangkan kemampuannya dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada customer atau stakeholder.

“Jika kita cakap dalam pelayanan itu tidak hanya akan berdampak terhadap institusi kita STIE Nobel Indonesia, namun lebih dari itu tentu akan berdampak terhadap peningkatan kualitas diri dan perkembangan pribadi kita, “terangnya.

Dalam pelatihan SDM batch– I ini juga diadakan sesi khusus tes kepribadian atau karakter. Dikatakan, hal ini penting untuk mengetahui karakter diri sendiri sebelum mengenal karakter orang lain. Lebih dari itu dengan mengenal orang lain sebagai “manusia seutuhnya” tentu memudahkan kita dalam melakukan pelayanan prima. 

Ketua STIE Nobel Indonesia, Dr. H. Mashur Razak, SE., M.M., saat membuka kegiatan pelatihan SDM ini pun berharap, melalui pelatihan ini kita sama-sama bisa belajar untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kita terhadap stakeholder, baik itu kepada mahasiswa, alumni, dosen, staf pimpinan, bahkan kepada sesama karyawan. Dan juga, terhadap siapapun yang berkunjung ke kampus kita, STIE Nobel Indonesia. (*) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *