Jaga Eksistensi Himpunan, HMJM Nobel Indonesia Kejar Perubahan Status

MAKASSAR, NIDC — Sebanyak lima Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia hadir dalam Kongres HMMI IX dan Seminar Nasional di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kelima Mahasiswa tersebut adalah Muhammad Ansar, Moch. Fadhli Rifardi Putra, Ahmad Akbar, Fadli, Muhammad Adfan Astaman. Ahmad Akbar selaku Ketua HMJM ITB Nobel Indonesia, menuturkan kehadirannya bersama 4 rekannya menghadiri kongres, karena HMJM Nobel Indonesia ingin merubah status dari anggota muda menjadi anggota penuh. “Kegiatan disana (Samarinda) menghadiri Kongres, dan kebetulan HMJM Nobel ingin kenaikan status, dari anggota muda ke anggota penuh,” kata Akbar, di Auditorium H.M. Ardans, Universitas 17 Agustus, Ahad (21/11)

“Selain itu, ada juga salah satu Demisioner mau mencalonkan sebagai Ketua Pengurus Besar (PB) tapi belum rejekinya,” sambungnya.

Menurutnya, secara personal perubahan status HMJM Nobel Indonesia dari anggota muda menjadi anggota penuh merupakan hal yang penting. Alasannya agar HMJM Nobel Indonesia bisa masuk kedalam struktur kepengurusan. “Kami ingin status HMJM Nobel Indonesia bisa diamankan diwilayah dan daerah. Dan itu salah satu langkah menjaga eksistensi HMJM Nobel,” tukasnya.

Diketahui, Kongres HMMI IX telah berlangsung sejak tanggal 15 hingga 20 November dimana Dzulkifli Kalla Hallang diamanahkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI). Dzulkifli akan menahkodai PB HMMI selama dua tahun mendatang.

Pelaksanaan Kongres ini merupakan agenda 2 tahunan, guna mempertanggung jawabkan kinerja para pengurus periode sebelumnya. Sekaligus pemilihan ketua baru PB HMMI. Di akhir pelaksanaan Kongres saat itu, hanya ada 1 nama Dzulkifli Kalla Hallang sebagai formatur tunggal (aklamasi) pemilihan ketua baru PB HMMI.

Formatur Ketua Terpilih PB HMMI, Dzulkifli Kalla Hallang merasa senang bisa dipercaya untuk memegang tanggung jawab besar di lingkup manajemen dengan merancang beberapa kinerja ke depannya. “Pastinya merasa syukur dan senang telah terpilih dan program kerja untuk ke depannya saya akan rancang secara seksama dengan pengurus PB HMMI dengan mempertimbangkan situasi kepengurusan di masa Covid 19,” ucapnya.

Ia pun berharap, dapat menjadikan Lembaga Kemahasiswaan Nasional ini sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi bagi mahasiswa manajemen se-Indonesia. “Ke depannya saya berharap bisa menjadikan Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia sebagai lembaga yang aspiratif dengan segala aspirasi dari himpunan mahasiswa jurusan manajemen se-Indonesia,” sebutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *