Ikuti MBKM, Mahasiwa Tak Perlu Lagi Kuliah

MAKASSAR, NIDC — Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) tengah ditekuni oleh Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia.

Tentunya, program ini memiliki banyak sekali benefit. Wakil Rektor II bidang Adumka Nobel Indonesia, Ridwan, S.E., M.Si bilang nilai yang diraih dalam program ini akan dikonversi pada seluruh mata kuliah yang ada di semester 6. “Misalnya dapat A sekarang ini, maka kalau ada 8 mata kuliah di semester 8 dapat A semua tanpa ikut kuliah,” kata Ridwan dalam sesi Presentasi Tahap Awal MBKM bidang Kewirausahaan, di Kampus Nobel Indonesia, Selasa (14/6).

Dengan begitu, Mahasiswa bisa fokus merintis usahanya selama setengah tahun tanpa memikirkan kegiatan lain. Selain itu, kata dia program ini dapat diperpanjang dengan konsep yang sama. Ridwan melanjutkan, untuk mengikuti MBKM peserta terlebih dahulu mendaftar dan selanjutnya akan diseleksi oleh pihak kampus.”Seleksinya sebenarnya itu adalah bisnis display, tapi karena ini tahap pertama kegunaannya masih belum familiar dengan program ini kita kasih kesempatan pokoknya yang mau aja dulu kita tetapkan jadi 6 yang mau 5 kewirausahaan, 1 magang, itu sudah kita SK kan,” urainya.

“Tahapan presentasi bisnis display ini kita jadikan tahapan ketiga, tapi ini adalah kegiatan paling utama karena nilai yang mau dikumpul apa yang saudara (Mahasiswa) rencanakan pada bisnis display ini, itulah yang mau nanti dilihat pada apa yang saudara laksanakan apakah sesuai dengan bisnis display nya atau tidak, ini nanti akan dinilai,” sambungnya.

Sementara itu, Kaprodi Akuntansi Karlina Ghazalah Rahman, SE.,M.Ak.,Ak., ACPA menambahkan ada tiga indikator yang dinilai oleh pembimbing yaitu keterampilan yang terdiri dari 10 sub indikator. Lalu indikator berikutnya adalah sikap dengan 6 sub indikator, serta pengetahuan dengan 8 sub indikator.

Secara keseluruhan, ide bisnis dan proses yang dipaparkan oleh Mahasiswa telah sesuai yang diharapkan oleh pembimbing dan penilai tinggal segala saran dan rekomendasi yang tim berikan bisa diimplementasikan. “Kami masih akan memantau hingga akhir proses MBKM kewirausahaan ini,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *