Gelar Pengabdian Masyarakat, Dosen STIE Nobel Indonesia Tingkatkan Kompetensi Kewirausahaan dan Pelatihan Pembukuan Bagi Pelaku UMKM di Desa Bajiminasa, Bantaeng

MAKASSAR, NIDC—Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia turut fokus memperhatikan kemajuan desa. Salah satunya mengerahkan dosen melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bajiminasa, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Selasa, (27/7/2021).

Kali ini, yang menjadi objek kegiatan pengabdian masyarakat adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat, dengan jumlah peserta kurang lebih 50 orang.

Adapun tim dosen yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bajiminasa ini, diantaranya, Ridwan, S.E., M.Si, Dr. H. Muhammad Said, M.M., M.Ap, Shandra Bhasoan, S.E., M.M., dan Dara Ayunianty, S.E., M.Ak. Dengan mengusung tema peningkatan kompetensi kewirausahaan dan pelatihan pembukuan sederhana. 

Dalam pelaksanaan kegiatannya, Ridwan, S.E., M.Si., membawakan materi tentang pentingnya berwirausaha. Sedangkan, Dr. H. Muhammad Said, M.M., M.Ap., membawakan materi tentang content creative. Shandra Bhasoan, S.E., M.M., dan Dara Ayunianty, S.E., M.Ak., melatih peserta bagaimana membuat pembukuan secara sederhana.

Ridwan S.E., M.Si., selaku ketua tim dosen pengabdian masyarakat kali ini mengatakan bahwa, melalui kegiatan ini pihak STIE Nobel Indonesia sebagai perguruan tinggi yang mempunyai visi mencetak calon pengusaha, bisa senantiasa menebarkan spirit kewirausahaan di masyarakat. 

“Harapan kami agar tercipta wirausaha-wirausaha baru yang memiliki kompetensi dan skill di bidang entrepreneurship,” ujarnya. 

Sementara itu, Pak Basir, Kepala Desa Bajiminasa sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar oleh tim dosen STIE Nobel Indonesia tersebut.

Ia mengatakan bahwa, peserta sangat antusias dalam mengikuti materi. “Narasumber menyampaikan materi secara santai, menarik, dan mudah dipahami,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, kegiatan seperti ini pertama kalinya dilakukan di Desa Bajiminasa.

Senada dengan itu, H. M Said, salah seorang peserta yang diketahui adalah pelaku UMKM penyedia sarana prasarana pertanian, yang juga adalah tokoh masyarakat mengaku sangat antusias mengikuti materi hingga akhir. Ia berharap kedepannya ada pendampingan secara intens dari tim dosen STIE Nobel Indonesia untuk para pelaku UMKM di Desa Bajiminasa.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara resmi software pembukuan kepada pelaku UMKM. Software pembukuan secara sederhana ini dibuat oleh tim dosen STIE Nobel Indonesia, dan diberikan secara gratis kepada pelaku UMKM di Desa Bajiminasa.

Untuk diketahui, kegiatan pengabdian masyarakat ini terselenggara atas dukungan dari Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) STIE Nobel Indonesia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *