Dosen Nobel Indonesia Beberkan Strategi Digital Marketing

MAKASSAR,NIDC — Dosen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, Agunawan S.Kom, M.Kom, didapuk sebagai narasumber dalam pelatihan kewirausahaan bagi Duta Petani Millenial dan Andalan yang digelar Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Kab.Gowa.

Kepala Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi itu, berbagi ilmu, ihwal strategi digital marketing kepada puluhan peserta. Agunawan meminta agar para peserta bijak dalam memilih platform yang digunakan.

“Karena terlalu banyak pilihan, dan akan menyita waktu jika menggunakan semuanya,” katanya, Kamis (9/9).

Lebih jauh ia menyarankan agar menggunakan sosial media yang direkomendasikan Facebook. Mengingat, facebook telah mengakusisi dua platform terbesar, yakni Instagram dan WhatsApp yang dikemas dalam Facebook Business Suite.

“Jangan gunakan profil/akun untuk usaha karena itu ranah pribadi dan dibatasi hanya 5000 teman. Memangnya Anda mau membatasi pasar Anda hanya untuk 5,000 orang?” urainya.

“Buatlah akun/profil untuk urusan pribadi, kemudian buat Halaman untuk usaha dan buatlah Group sebagai bentuk layanan konsumen (Customer Relationship Management), sambungnya.

Selain itu, sambung Agunawan di platform tersebut dapat membuat iklan tertarget bahkan postingan yang dapat diiklankan sesuai finansial.”Halaman juga bisa terkoneksi dengan Instagram, sehingga apa yang diposting di halaman juga akan terlihat di Instagram,”jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Penyelenggara Pelatihan Andi Amal Hayat Makmur berujar, meski pandemi Covid-19 masih merebak namun pelaksanaannya tetap berjalan dengan jumlah yang terbatas.

“BBPP Batangkaluku telah menandatangani MoU dengan ITB Nobel Indonesia, jadi selain mengirim pegawai kami untuk kuliah di sana, kami juga melakukan penelitian, pengabdian masyarakat dan pengembangan SDM,” terangnya.

Amal membeberkan peserta berjumlah 90 orang yang berasal dari 14 Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Pelaksanaan pelatihan akan digelar selama sepekan dengan konsep hybrid, yakni luring (offline) dan daring (online).

“Offline (tatap muka) di Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku dan P4S Buah Harapan, Kabupaten Luwu pada Tanggal 06 – 09 September dan metode berlangsung dengan metode online pada Tanggal 10 – 12 September 2021 di lokasi masing masing,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *