Di Sulbar, Rektor Nobel Indonesia Teken MoU Hingga Sapa Alumni

MAKASSAR,NIDC — Seusai dilantik lebih dari sepekan, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, Dr.H. Badaruddin, S.T.,M.M. bertandang ke Sulawesi Barat dengan serangkaian agenda. Yakni penandatangan MoU dengan Pemkab. Polewali Mandar, lalu bertemu dengan para alumni di Kab.Majene.

Dalam kunjungan tersebut, Mantan Ketua Yayasan Nobel Makassar itu didampingi Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum dan Kerjasama, Ridwan, SE., M.Si, dan Kepala External Relation, Dr.Muhammad Idris, SE., M.Si.

Dihadapan para alumni yang didominasi oleh ASN, Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr.H.Badaruddin, S.T., M.M. menyampaikan bahwa alumni merupakan komponen terpenting dalam sebuah institusi pendidikan. “Sehingga saya tidak ingin alumni Nobel tak sekedar lulus saja, tanpa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Mantan Wakil Ketua II STIE Nobel periode 2017-2019.

Disisi lain, Badaruddin juga menambahkan perubahan bentuk dari STIE ke Institut merupakan tantangan. Pihaknya pun berupaya agar pondasi yang dibagun selama ini bisa ditingkatkan lebih baik lagi. Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwa lulusan ITB Nobel Indonesia tak boleh menganggur. “Kita maunya jangan menjadi beban masyarakat. Itulah kita mendorong mahasiswa membangun bisnis sendiri, supaya kalau dia selesai itu sudah ada modal dasar,” tuturnya.

Selain itu, sambung Badaruddin menuturkan ITB Nobel Indonesia kini kehadiran program studi (Prodi) baru. Prodi tersebut yakni sistem dan teknologi informasi. Badaruddin mengungkapkan bahwa Prodi tersebut satu-satunya di Indonesia timur. “Ini Prodi baru dibuka, Prodi satu-satunya di Indonesia timur,” ungkapnya.

Prodi ini, kata dia bakal menjawab tantangan sekarang ini.
“Ini menarik juga bagi mahasiswa yang kemudian kita kemas dengan mengarah technopreneur,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *