Ciptakan Calon Investor Muda Lewat Sekolah Pasar Modal

MAKASSAR, NIDC — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Pasar Modal (PPM) Nobel Indonesia untuk berkomitmen menciptakan calon investor muda yang berintegtitas dan berkualitas. Namun, untuk merealisasikan hal tersebut, tentu perlu adanya pembinaan dan kematangan ilmu yang dibangun sejak dini.

Olehnya itu, UKM PPM Nobel Indonesia menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) kepada 44 anggota baru di Ballroom Grand Makassar Hotel, Jalan Monumen Emmy Saelan, Sabtu (18/12) kemarin.

Ketua Galeri Investasi Nobel Indonesia, Abdullah Abidin, S.E., M.Si mengaku, jumlah peserta yang berjumlah 44 orang mencerminkan antusiasme para Mahasiswa yang mengikuti SPM, sekaligus ajang rekrutmen anggota baru bagi UKM PPM Nobel Indonesia. “Saya merasa optimis kegiatan edukasi dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal bagi masyarakat, khususnya dikalangan Mahasiswa akan lebih mudah untuk dicapai,” kata Dul sapaannya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada anggota baru UKM-PPM sekaligus sebagai calon investor muda, mampu menganalisis peluang investasi di pasar modal. “Sehingga menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak terjebak dalam kegiatan investasi bodong yang sedang marak terjadi di tengah masyarakat saat ini,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Umum UKM PPM Nobel Indonesia, Andi Muh. Idik Indra Maulana membeberkan, dalam kegiatan SPM, ada 3 materi yang diberikan kepada puluhan peserta. Diantaranya, pengantar pasar modal, analisis fundamental dan analisis teknikal.

Indra sapaan akrabnya mengatakan, para peserta diharapkan tidak ikut-ikutan dalam melakukan transaksi pasar modal, namun memang memiliki keilmuan yang memadai sebelum melakukan transaksi.

Selain itu, Indra mengaku bahwa organisasi ini menjadi salah satu yang paling diminati oleh Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2021. “Alhamdulillah, tahun ini dengan jumlah peserta 44 orang, UKM PPM jadi organisai paling diminati di kampus kami, tentunya itu tidak terlepas dari usaha dan perjuangan pengurus serta untuk bagaimana berkomunikasi dengan efektif kepada Mahasiswa,” ungkapnya.

“Harapan saya kepada seluruh peserta untuk bisa terus menjaga semangat produktifitas yang dimiliki, SPM ini bukan akhir dari segalanya tapi ini baru merupakan langkah awal kita. Kedepan harus banyak hal-hal produktif yang kita buat bersama-sama,” tutupnya.

Diketahui kegiatan SPM ini mengusung tema “Menciptakan Investor Muda yang Proaktif dan Jeli Melihat Peluang di Pasar Modal”. Tak itu saja, mereka turut menghadirkan pemateri dari Investor Saham Pemula (ISP) Makassar, yakni Andi Yusril dan Rizky Agung P. Kamal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *